DUKUNG PEMBANGUNAN: PT Berau Coal terus mendukung pengembangan infrastruktur di kampung lingkar tambang, salah satunya pembangunan masjid di Kampung Rantau Panjang.

Pemerintah Kampung Rantau Panjang, Kecamatan Sambaliung menggelar acara syukuran pembangunan masjid baru, pada Jumat (5/12) lalu.

Pembangunan ini merupakan jawaban atas kebutuhan masyarakat akan rumah ibadah yang lebih luas dan memadai, seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk Rantau Panjang yang mayoritas beragama Islam.

Kepala Kampung Rantau Panjang, Rahmawati Supryady menjelaskan, masjid lama berukuran 20×20 meter kini tidak lagi mampu menampung jamaah, terutama pada hari besar keagamaan.

Kapasitas yang hanya berkisar 100–200 jamaah dianggap tidak sebanding dengan jumlah penduduk yang terus bertambah.

Karena itu, masjid baru berukuran 40×40 meter mulai dibangun agar dapat menampung lebih banyak warga.

Dalam proses pembangunan ini, Rahmawati mengungkapkan bahwa dukungan berbagai pihak sangat dibutuhkan.

Ia menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat termasuk PT Berau Coal yang telah memberikan kontribusi terhadap pembangunan masjid serta program-program pemberdayaan yang selama ini hadir di kampung tersebut.

“Dukungan perusahaan sangat berarti bagi kami. Selain pembangunan masjid, mereka juga hadir di beberapa program pengembangan masyarakat” ujar Rahmawati.

Dirinya berharap sinergi antara pemerintah kampung dan perusahaan dapat terus terbangun untuk mendorong kemandirian warga.

Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Rantau Panjang, Arbain Umar turut mengapresiasi hubungan baik yang selama ini terjalin antara kampung dan PT Berau Coal.

Ia menyebut berbagai program pemberdayaan yang masuk ke Rantau Panjang telah memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Mulai dari pembangunan infrastruktur, pengembangan kakao, serapan tenaga kerja, sampai beasiswa pendidikan semuanya berjalan baik. Kami banyak berterima kasih atas perhatian dan dukungan perusahaan,” kata Arbain.

Sementara itu, Community Relations Manager PT Berau Coal, Muhammad Sulaiman menyampaikan beberapa program yang saat ini berjalan di Rantau Panjang, di antaranya pengembangan infrastruktur, pemberdayaan kakao, penggunaan vendor lokal, beasiswa lingkar tambang, hingga serapan tenaga kerja lingkar tambang.

“Di Rantau Panjang saat ini beberapa program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat berjalan, di antaranya pengembangan infrastruktur, pendampingan kakao, pemanfaatan vendor lokal, serta berbagai serapan tenaga kerja dan jasa yang dibutuhkan dalam operasional perusahaan,” tuturnya.

“Selain itu, program beasiswa bagi putra-putri di wilayah tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap kemajuan SDM di rantau panjang” sambungnya.

Dalam kesempatannya tersebut Sulaiman juga menyampaikan dukungan perusahaan dalam pembangunan masjid di Rantau Panjang

Pihaknya menyadari masjid yang ada sebelumnya belum cukup menampung jamaah. Harapannya, pembangunan masjid ini dapat berjalan dengan lancar, dan masjid baru ini bisa dimanfaatkan secara maksimal, menjadi wadah silaturahmi, serta pusat pendidikan agama dan moral.

“Semoga keberadaan masjid ini dapat mempererat kebersamaan serta memberikan rasa nyaman bagi masyarakat yang menjalankan ibadah,” harapnya.

Sumber: beraupost.jawapost.com